Aku. Bukan sastrawan. Tapi sangat mencintai karya sastra. Aku ingin
sekali menjadi bagian kecil dalam kehidupan satra itu :) beberapa
cerpen, puisi, dan novel yang belum selesai-selesai direvisi (resiko
seorang penulis amatiran yang merangkap jadi editor amatiran juga, jadi
kelamaan ngedit daripada nyelesain tulisannya. Fiuh) dan dengan karya
yang tidak seberapa itu, aku mencoba mengasah jiwa melankolisku dengan
sedikit ber-romantis ria (Tunggu, melankolis ? Gak salah ?)
Tapi.. Yah, aku harus kembali kepada bahasa sehari-hariku sebagai seorang matematikawan. 'Matematikawan ?" haha *mungkin
Berjibaku dengan bahasa-bahasa matematika, imajiner, grafik, tabel, data, parameter ..
aku
menyukai karya seni, tapi dua lukisan hasil karya ku yang terpajang
didinding rumah, kini tengah mengejekku dengan rutinitas ku sebagai
'Matematikawan'
Kanvas, cat, kuas, dan palet itu sangat menggoda
untuk didekati, tapi saat ini aku sangat tidak nafsu untuk menjamahnya.
Mungkin 'Lupa cara menorehkan kuas diatas kanvas ?' - Ah tidak, hanya
sedang malas dan miskin ide saja.