Langit merona dengan
pesona
Menjingga pada porosnya
Tunggu aku,
Aku masih bermain
dengan algoritma-algoritma
Kelelahan bernegasi kemudian,
Ketika ada peluang akan pulang
Aku mensubstitusikan harapan
Mengingat ia yang
jauh berdiagonal ruang
Ku stasionerkan kerinduan ini
Pada
seorang wanita bernama ibu






